[No Spoiler Review] Finding Dory; Formula yang Repetitif tapi Tetap Menghibur

maxresdefault
Foto oleh Disney – Pixar

     Jika berkaitan dengan film animasi, Pixar –yang merupakan anak perusahaan Disney– tidak pernah sesimpel ‘tontonan anak-anak’. Well mungkin bagi anak-anak bakalan dianggap sekadar film tentang ikan, mainan, atau mobil yang bisa bicara. Bagi orang dewasa, film-film Pixar selain menjadi tontonan yang apik, tetapi lebih mendalam lagi juga merupakan film yang memiliki nilai yang bisa menyentuh. Finding Dory pun tak terlepas dari hal itu.

       Cerita film ini berlatar belakang setahun setelah Finding Nemo, yang berkisah tentang Dory (kembali disuarakan oleh Ellen DeGeneres), ikan biru bersirip kuning yang berpetualang mencari orang tuanya, dan dibantu oleh ikan badut bernama Marlin (Albert Brooks) serta anaknya, Nemo (yang kali ini disuarakan Hayden Rolence). Dalam petualangan trio kali ini bertemu dengan seekor gurita bernama Hank (Ed O’Neill), ikan beluga bernama Bailey (Ty Burell), ikan hiu paus Destiny (Kaitlin Olson), serta 2 singa laut yang disuarakan Idris Elba dan Dominic West. Ada juga 2 cameo dari 2 hewan yang paling saya favoritkan di Finding Nemo.

      Finding Dory sukses mengemas tema film yang menggunakan keterbatasan ingatan Dory, yang difilm sebelumnya hanya digunakan untuk bahan guyonan, menjadi sesuatu yang menyedihkan sekaligus menyentuh. Ellen DeGeneres dengan apik mengisi suara Dory secara seimbang dan begitu menyatu dengan karakter disaat sang karakter ceria dan optimis serta disaat dia merasa tak nyaman dengan keterbatasannya ini. Seperti film sebelumnya Ellen DeGeneres membuat karakter Dory ini loveable banget. Tetapi karakter lainnya juga bisa dianggap baik penampilannya, dan yang menyita perhatian saya yaitu karakter Bailey dan Destiny.

      Selayaknya film animasi Pixar lainnya, sepertinya film ini lebih asik ditonton dilayar 3D –yang sayangnya saya gak mencoba layar ini–. Detil-detil seperti debu di laut, gradasi warna laut karena masuknya cahaya, dan detil-detil lainnya terlihat sangat menyenangkan secara visual.  Selain itu film ini juga secara tersirat menyuarakan kesadaran terhadap kebersihan lingkungan, yang bisa terlihat secara subtle dari benda-benda yang bisa dilihat pada saat scene dilaut lepas.

     Sayangnya cerita film ini lebih memilih untuk setting daratan dibandingkan mengekplorasi lebih lanjut lautan yang luas. Pemilihan setting untuk lebih menghubungkan dengan dunia manusia –sebagaimana yang dilakukan dalam Toy Story– pada awalnya berjalan dengan baik dan menarik, tetapi karena adegan terakhir yang terasa konyol dan terkesan memaksa menjadikannya kesalahan yang cukup fatal. Terlebih lagi ketika Finding Dory ini mengulang satu adegan Toy Story 2, yang mana adegan di Toy Story 2 lebih terkesan menyenangkan dan sukses dieksekusi, tapi difilm ini adegan tersebut merupakan adegan paling konyol yang merusak cerita yang indah.

      Secara keseluruhan film ini merupakan tipikal film Pixar yang selain menghibur tetapi menyimpan nilai, yakni bagaimana berurusan dengan disabilitas serta hubungan antara keluarga. Disarankan jika mengajak anak/saudara/sepupu/adek yang belum bisa membaca secara cepat dan tidak mengerti Bahasa Inggris, untuk menonton film dengan versi dubbing Bahasa Indonesia “Mencari Dory” atau menunggu keluar DVDnya karena dialog difilm ini cepat dan membingungkan, supaya anak-anak gak tanya-tanya sepanjang film yang mengganggu penonton lain. Kalau yang diajak kakak-adek-an sih terserah mau nonton yang versi mana. :p

      Worthy sequel yang walau tidak sebagus sekuel Toy Story 2/Toy Story 3, tapi masih jauh lebih bagus dari Cars 2.

Rating film: ★★★★☆

P.S. Disarankan untuk masuk teater lebih awal karena seperti biasa Pixar ada film pendek sebelum film utama diputarkan, dimana film pendek ini sama bagusnya dengan film utamanya. Juga waktu selesai tunggu credit tittle selesai karena ada scene tambahan, sayang walau sama-sama film Disney tapi bukan scene tentang Nick Fury yang merekrut Dory jadi anggota Avengers, tapi bercerita tentang kelanjutan karakter penting di Finding Nemo.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s