[Ulasan Film] War for the Planet of the Apes

war_for_the_planet_of_the_apes_ver3_xlg
Foto oleh 20th Century Fox

                Trilogi Planet of the Apes yang dimulai Rupert Wyatt pada 2011 ini merupakan sebuah anomali film trilogi yang seringnya tidak berjalan mulus, terlebih lagi jika itu sebuah trilogy remake/prequel. Walaupun saya baru ngikutin sejak ‘hebohnya’ Dawn of the Planet of the Apes (karna saya pertama kali nonton Planet of the Apes (2001) versi Tim Burton yang gak menarik bagi saya) dan ternyata bagus banget sampai akhirnya saya tertarik mengikuti kesemua seri Planet of The Apes mulai dari film originalnya tahun 1968.

                Setelah 2 tahun peperangan antara manusia dan apes meletus yang diakibatkan oleh seekor simpanse bernama Koba –yang terlihat di akhir film Dawn—, Caesar (Andy Serkis) dan kawanannya masih saja menjadi incaran para manusia yang marah. Pasukan tentara yang dipimpin oleh The Colonel (diperankan Woody Harrelson) dan dibantu oleh para apes yang sebelumnya merupakan simpatisan Koba, mengusik kediaman kawanan Caesar yang memaksa mereka untuk bermigrasi ke tempat yang lebih aman. Caesar yang memiliki agenda lain, memutuskan untuk berpisah dengan kawanannya, didampingi oleh kawan setianya Maurice (Karin Konoval), Luca (Michael Adamthwaite), dan Rocket (Terry Notary).

                Walaupun mengambil kata “War” dalam judulnya, tapi film ini lebih dekat dengan tema pelarian dibandingkan peperangan. Meskipun begitu bukan berarti film ini tidak menyuguhkan aksi yang menarik, tapi justru film ini begitu penuh dan tidak sekadar perang membabi buta. Sang sutradara, Matt Reeves –yang juga menjadi penulis naskah bersama Mark Bomback—, menunjukkan kisah yang tak hanya lebih suram dibandingkan 2 film sebelumnya, tapi juga yang paling penuh hati, emosi, dan unsur filosofis. Mereka juga mulai menyisipkan komedi yang absen dalam 2 film sebelumnya, melalui karakter comic relief bernama Bad Ape (Steve Zahn).

                War for the Planet of the Apes juga menandai mulai adanya jembatan penghubung antara seri terbaru ini dengan film originalnya. Jika sebelum ini kaitannya cuma sekadar ditunjukkan dengan sekilas sebuah pesawat angkasa mengilang di Rise of the Planet of the Apes –yang merupakan pesawat yang terdampar di Planet of the Apes—kali ini kaitannya semakin jelas dengan banyak homage, seperti “scarecrow” bentuk silang, nama-nama familiar macam Nova (Amiah Miller) dan Cornelius, serta adanya jawaban kenapa manusia dan apes bisa bertukar peran di masa mendatang. Tak hanya homage ke film originalnya, film ini jelas sekali merujuk pada film Apocalypse Now, mulai dari Woody Harrelson yang berpenampilan ala Marlon Brando hingga tulisan Ape-pocalypse yang tertulis di tembok.

                Dalam segi visual, seri Planet of the Apes ini salah satu yang paling unggul dalam penggunaan motion capture. Jika tahun lalu saya memuji efek visual The Jungle Book, kali ini efek visualnya jauh lebih keren lagi. Penonton tak hanya melihat wujud para apes yang terlihat begitu nyata, tapi juga bisa melihat pergerakan mimik wajah dan gerakan para apes sehingga bisa merasakan juga emosi dan perasaan yang sedang dialami pada saat itu. Efek visual yang dibarengi oleh pengambilan angle gambar yang tepat oleh Director of Photograph Michael Seresin serta performa yang luar biasa dari sang master motion capture, Andy Serkis, seperti melihat apes yang sedang berakting dan bisa berbicara. Penggunaan sound dari Michael Giacchino juga sangat penting. Di saat sebagian besar terdengar sunyi (maklumlah, belum semua apes bisa bicara), kekosongan itu bisa diisi dengan nuansa yang tepat, tidak terlalu megah tapi tetap bisa bikin merinding.

5 star

Rating: PG-13 (for sequences of sci-fi violence and action, thematic elements, and some disturbing images)

Genre: Action & Adventure, Drama

Sutradara: Matt Reeves

Penulis Naskah: Mark Bomback, Matt Reeves

Pemain: Andy Serkis, Woody Harrelson, Steve Zahn, Karin Konoval, Amiah Miller

Durasi: 140 minutes

Studio: 20th Century Fox

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s